Keluarga

Warung Kecil…

Dear Jund…

Warung kecil


Warung Kecil… Ingin kuceritakan tentang warung kecil yang menjadi setitik sumber penghidupan selama ini…

Ah, warung kecilku. Kini, tak banyak berubah. Aku pun jarang bahkan tak pernah lagi memasuki warung kecilku. Semenjak masuk ke dunia perkuliahan, aku tak pernah lagi menjaga warung kecilku. Tak seperti dulu, ketika masih sekolah. Setiap pulang, aku pasti bergantian dengan adik-adikku untuk menjaga warung. Dan Alhamdulillah banyak pembeli…

Kini, kulihat warung kecilku semakin merana. Warung tetangga menjadi saingan. Dan, harganya lebih murah, bahkan terlalu murah. Aneh menurutku, sungguh kadang aku kesal pada warung yang telah menjatuhkan harga kami. Apa ia tak memikirkan keuntungan. Atau berdagangnya hanya sebagai mainan saja, tanpa melihat untung dan rugi. Ah, aku tak boleh berburuk sangka. Alhamdulillah… Walau tertatih, warung kecil kami masih bisa bertahan.

Kemarin, aku menemani ibu belanja barang dagangan untuk warung. Sebelum membeli suatu barang, beliau pasti mengkalkulasikannya terlebih dahulu, agar puguh antara modal dan labanya. Aku jadi berpikir berkali-kali ternyata bati dagang tak seberapa. Dari 1000 rupiah, laba yang diambil hanya 100 rupiah. Minim sekali. Entah apa jadinya, kalau dagangan diambil terus oleh anak-anak. Boro-boro untung, malah jadi rugi. Aku kasihan pada ibu. Aku terlalu egois, aku lupa kalau ibu usaha untuk masa depan kami. Tapi aku malah tidak mau mengembangkan usaha warungnya. Malah, aku kadang sewot kalau harus melayani pembeli saat aku sedang menghafal mata kuliah. Hati kecilku berteriak, “Anak macam apa aku ini?” Aku sungguh ingin berubah dan bisa mengelola warung dengan baik. Walau sulit, aku tidak boleh tunduk pada ketidakbecusanku. Maafkan aku, Ibu! Insya Allah saat waktu luangku, aku akan ikhlas mengelola dan menata warung kecil kita dengan sebaik-baiknya.

Kuatkan tekad! Harapan ini akan selalu kugenggam dan kuwujudkan jadi nyata…!

Iklan

Silahkan komentar, senang bisa berbagi :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s