Cuma “ini” yang bisa kulakukan jika Aku Pusing!!!

Cuma “ini” yang bisa kulakukan jika Aku Pusing!!!

Argh, P-U-S-I-N-G!!!

Kepalaku nyut-nyutan lagi! Mataku berkunang-kunang. Cacing dalam perut-perut menggelitik  sehingga mengeluarkan orasi dengan sinyal lapar. Sedangkan jariku masih berlari kecil di atas keyboard. Kursor kecil bertanda dinosaurus kuning masih terdiam tanpa reaksi. L-O-A-D-I-N-G!

Komputer yang menjadi harapan terakhirku menyelesaikan seabreg tugas hanya semakin merepotkanku saja. Sudah berbulan-bulan antivirus tak diupdate. Kadang jika error nya parah, malah me-restart sendiri. Argh, pusing!!!

Gara-gara kamu sih! Lho, suara itu muncul lagi dalam pikiranku. Kamu gak bisa menentukan skala prioritas. Hiks, aku ingin berteriak dan menangis sekencangnya. Tapi, airmata yang ditunggu-tunggu tak keluar juga. Hanya suara perut yang semakin keras. Krubuk,,, krubuk,,, P-A-R-A-H!

Pusing, lapar, komputer loading, semuanya berkolaborasi menjadi satu hal yang membuatku sebal. Sebal setengah mati. Sebal pada siapa? Aku juga tak tahu. Yang pasti aku sedang jengah dengan diri sendiri.

“Untung saja, Eh, Alhamdulillah, setelah beberapa persen isi pikiranku bisa diluapkan melalui tulisan ini. Pusing itu sedikit berkurang walau tak sepenuhnya. Yang ada, perutku masih setia berorasi minta diisi. Kuambil sekeping roti dan secangkir susu sereal. Yang membuatku bertambah bingung. BLEP! Listrik padam. Dan… ucapkan Good Bye pada Tugas-tugasku…” Hiks, tangis dalam hatiku semakin keras.

Silahkan komentar, senang bisa berbagi :-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s