Kecewa

Detak jantungmu lebih cepat
Berpacu
Dengan detik demi detik
Seolah mengejar asa
Yang urung kau raih

Saat itu
Kecewa
Kau hanya membisu
Saat usiamu berkurang
Dalam jam-jam
Penantian

Dia
Seorang yang kau tunggu
Tak kunjung
Datang
Menghampirimu
Dalam sepi sendiri

Kecewa
Hanya air mata
Kekecewaan
Bening kristal turun
Perlahan
Di balik matamu
Yang berkantung
Karena terlalu lama
Dalam penantian

Tanganmu
Tak tergerak sedikitpun
Mengusap air yang meleleh
Saat nuranimu telah lelah
Inilah…
Kecewa
Ada kalanya
Harus kau rasakan
Saat asa dan harap
Mulai menjauh
Dari lorong
Kehidupan

Silahkan komentar, senang bisa berbagi :-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s