Lalu Semuanya Gelap

Kepalaku berdenyut. Jiwa serasa tak menapak bumi. Langkahku gontai. Bahkan, aku tak bisa mengenali apa yang sakit dalam diri ini. Suhu tubuh meninggi, kaki dan tangan bergetar. Rabbi, inikah akhir hidupku… Belum siap jika mesti menghadapMu sekarang. Aku belum apa-apa. Amalku masih setitik debu. Imanku bertambah dan berkurang setiap waktu. Jika seperti ini, aku hanyalah insan yang begitu lemah tanpa daya. Aku tak bisa berpijak lebih lama, sekejap mata berkunang-kunang, tak satu pun warna-warni dunia kubingkai dalam retina. Semula kuning temaram lalu semuanya gelap.

Silahkan komentar, senang bisa berbagi :-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s