Capetang (catatan petang)

Matahari terbenam

Tanpa pamit

Rembulan berganti peran

Pada poros langit

 

Bintang gemintang

berpendar pendar di atas sana

namun sekejap tak terlihat

Tersilap polusi cahaya

 

Jalanan temaram

lampu-lampu menyala

Membentuk lengkungan cahaya

terlihat sebuah ilusi ekstase mata

 

Dari kaca damri yang berdebu

Kubersitatap dengan temaram jalanan

Lengkungan cahaya menjulang

langit ke bumi

Entah… meski cuma ilusi

Mata rasakan sensasi

tersendiri

 

Meski kutahu sejatinya

bintang gemintang sensasi nyata

Sayang… ia tersilap polusi cahaya

oleh temaram jalanan

yang tak mau kalah

pada sang rembulan…

 

Sajak tertinggal masa, puing-puing kata…

Silahkan komentar, senang bisa berbagi :-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s