Belum Takdirku

“Kalau cita-citamu tertunda, kau tak keberatan kan?”

Kalimat itu menyelusup ke dalam ruang kosong diri. Di sebuah ruangan hingar-bingar suara televisi dari ruang tengah, dering ponsel bersahut-sahutan dari kamar, membuat riuh. Namun, nampaknya riuhnya saat ini tak mengusik diri. Ia masih merasa sunyi.

Kala setiap jejak langkah yang kutinggalkan dari setiap waktu dan tempat, tak menyisakan memori yang berkesan, hanyalah kecewa yang didapati. Saat harapan belum jua menemukan haluan, kalimat itu terdengar lagi dari alam bawah sadar.

Inikah jawaban-Mu untukku Ya Rabbi… Inikah isyarat untukku agar senantiasa berada dalam penantian suci yang kadang buatku jemu. Ampuni hamba… Bantu aku pahami isyaratMu di bumi untuk mengartikan makna diri dan dunia.

Silahkan komentar, senang bisa berbagi :-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s