Work by Work

Catatan Tanggal 1

April (fool?) Hoho, for me April is full. Full day, full sense, and must full contemplation. (Bener gak sih bahasa Inggrisnya?) 😀

stay @Kantor

Memunggungi angin

Listrik padam berkali-kali seperti abg labil.

Enak?

Hm, hal seperti ini memang bikin mati gaya.

Tanpa listrik, produktivitas lesu.

CCTV padam, musik toko senyap.

Mungkin satu-satunya cara agar tak terlalu mati gaya adalah..

Menulis ditemani angin dari luar dengan jendela terbuka lebar.

Memandang langit usai gerimis.

Alhamdulillah, masih bisa menikmati hari.

Meski belum pasti apa yang akan dihadapi.

Kemudahan atau kesulitan…?

Entahlah.

Semua itu hanya dalam kuasaNya.

Yang penting  ikhtiar.

Sesaat setelah masuk ruang ‘keramat’ tanggal 1, jadi terngiang juga kata-kata Ibu

Untuk mencari zona lain (penghidupan)

Bu, ottoke? (=aku harus bagaimana?)

Seperti tak punya pilihan.

Pendapatan bulanan meningkat, hanya angan-angan.

Sementara itu, kuakui secara transparan,

Kebutuhanku untuk masa depan tak cukup dengan ini.

Jika berusaha sekeras mungkin terseok-seok mencari diksi demi

Mendapat honor, rasanya

Naif sekali.

Komersil!

Hati semakin menjerit

Saat realita yang ada

Menyuguhkan harga-harga kebutuhan

Tanpa toleransi

Rabbi, bantu aku untuk bertahan

Dan keluar mencari celah

Iklan

Silahkan komentar, senang bisa berbagi :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s