Self Motivator

Saya sempat berpikir, mungkinkah orang-orang yang datang setiap training motivasi adalah jiwa-jiwa yang kering kerontang? This my first judgement, may be…

Entah mengapa saya menjadi alergi pada setiap training motivasi. Padahal saya pernah berkecimpung sebagai panitia dalam beberapa training semasa perkuliahan. Ya, training motivasi yang diselenggarakan tak jarang harus merogoh kocek dalam-dalam. Para peserta yang mengikutinya bermaksud mengembalikan semangat hidup mereka yang tenggelam dalam rutinitas. Mereka berantusias dalam setiap tangga acara. Merayakan tepuk tangan membahana, senam otak, dan beragam games khas training. Kalimat-kalimat bijak menggema sejak awal sampai akhir acara. Tak ada yang salah bukan dengan acara seperti ini?

Namun, tetap saja acara seremonial ini hanya mengubah sesuatu yang ada di permukaan. Bisa saja ribuan orang semangat hidupnya naik seketika saat acara berlangsung. Namun, tak ada yang bisa menjamin semangat itu akan terus terjaga seusai keluar dari arena training. Bisa jadi semangat melesu karena tak ada pemantik seperti trainer.

Orang-orang zaman sekarang selalu haus motivasi setiap menemui titik jengah dalam rutinitasnya. Mereka mendatangi setiap acara training, memburu buku-buku pengembangan diri, bahkan tak jarang mendatangi paranormal modern. Tetapi, mereka lupa satu-satunya motivator paling ampuh adalah diri sendiri. 

Silahkan komentar, senang bisa berbagi :-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s