Gagasan Edusigner

cover edusigner1Di senja ini, sebuah gagasan tercetus dalam benak saya. Edusigner! Sebuah gagasan yang berakar dari kata education dan designer. Saya begitu bersemangat menetaskan setiap langkah selanjutnya dari gagasan ini. Entah mengapa edusigner ini muncul begitu saya memikirkan banyak hal tentang pendidikan.

Saya ingat dulu jaman masih SD, kondisi kelas terkadang membosankan, dihiasi dengan poster pahlawan nasional yang sudah menguning dimakan usia. Media pembelajaraan saat itu sangat monoton. Lagi-lagi saya harus berjibaku dengan LKS (Lembar Kerja Siswa) setiap harinya. Bayangkan setiap pelajaran ada buku paket wajib dan LKS yang harus dikerjakan beruntun. Ritme sekolah yang membosankan! Rutinitas saat itu hanya berkutat pada buku-buku pelajaran namun minim eksplorasi dengan dunia luar. Yang masih membekas dalam ingatan saya hanyalah momen mengerjakan tugas IPA. Saat itu ada tugas mencatat bagian-bagian tumbuhan dengan mencari jenis-jenis bunga di komplek dekat sekolah. Hanya itu yang bisa saya ingat. Selebihnya suasana kelas yang membosankan dengan jejalan teori tak membekas sedikitpun.

Nah, setelah mengalami momen seperti itu, saya becermin pada kehidupan sekarang. Kini saya masih diamanahi sebagai guru tutor di SDHT. Saya pikir ini momentum yang tepat untuk menetaskan gagasan. Tebersit untuk membuat banyak media pembelajaran dengan bentuk yang menarik dan interaktif. Setiap pelajaran sepertinya bisa dikemas dalam bentuk yang istimewa, bahkan untuk Matematika sekalipun. Gagasan Edusigner ini saya beri tagline “mendidik dengan visual”. Saya ingin membuat simbiosis antara pendidikan dan desain komunikasi visual. Saya ingin anak-anak menikmati proses pembelajaran, melalui media pembelajaran yang membangkitkan imajinasi dan menyentuh daya kreativitas mereka.

Media pembelajaran itu bisa dikemas menjadi beberapa versi :

–          Slideshow atau video singkat tentang topik tertentu. Misalnya dalam materi pubertas dalam IPA kelas 6 dikemas secara menarik dengan animasi.

–          Poster afirmasi untuk display kelas.

–          Papan permainan ular tangga berisi pelajaran tertentu.

–          Kalender pendidikan dengan menampilkan masing-masing anak sebagai “keluarga” dalam sebuah kelas.

–          Flash card.

–          Dan masih banyak lagi (ada yang mau menambahkan, silahkan!)

Yuk, mulai menetaskan karya!🙂

Senja hari setelah membaca buku “Kenapa Guru Harus Kreatif?” Kak Andi Yudha

Silahkan komentar, senang bisa berbagi :-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s