Belajar Bikin Komik

P_20160130_193138_MT

Apa sih komik? Pertama kali mendengar komik, saya teringat pada stigma orangtua saya atau guru SD saya jaman dulu, kalau komik itu berimej buruk, komik hanya bacaan orang malas, komik itu bikin anak malas belajar. Eitsss, tunggu dulu, semuanya berubah seketika sekarang. Selain mudah dicerna, komik juga punya energi positif yang bisa dibagi. Oiya, apa semua komik seperti itu? Saya garis bawahi ya komik yang punya energi positif itu, asli memiliki konten positif bagi pembacanya. Jadi, kalau komik bergenre Jepang alias manga, rasanya perlu hati-hati. Manga tertentu memiliki energi merusak dengan grade dewasanya yang mengarah pada pornografi.

Saya menemukan buku โ€œHow To Make Comicsโ€ di perpustakaan sekolah. Selain untuk bahan pembelajaran kelas 7 mata pelajaran keterampilan, saya pun ingin mencoba menggeluti proses pembuatan komik. Minimal coba membuat komik strip.

Buku terbitan Plot Point yang ditulis Hikmat Darmawan ini bahasanya cukup mengalir dan mudah dipahami untuk mereka yang awam dalam komik, termasuk saya. Buku ini seolah menabrak aturan baku kalau bikin komik harus orang yang jago gambar. SEMUA ORANG, SIAPA SAJA BISA MEMBUAT KOMIK APA SAJA. Yes, saya mulai bersemangat.

Intinya, komik adalah bercerita/mengungkapkan ide dengan gambar. Punya cerita, dan menguasai bahasa gambar, lebih penting daripada sekadar menguasai keterampilan gambar yang mencengangkan.

Komik itu konsisten dengan gambar karakter buatan sendiri, contohnya Si Juki. Meskipun dalam segi wajah, Si Juki ini punya wajah yang tidak tampan alias jelek, tetapi Si Juki punya nilai cerita yang anti-mainstrem dan karakter tersendiri.

Okay, latihan pertama membuat komik strip. Bikin empat kotak, dalam komik dinamakan panel (panil). Bikinnya bisa pakai penggaris atau asal garis, tak usah terlalu rapi, yang penting coba dulu. Seperti di bawah ini. Percobaan pertama, ya lumayan sih, masih harus latihan.๐Ÿ™‚

Jpeg
Jpeg

Nah, jangan lupa sertakan dengan balon bicara pada ruang kosong untuk menyampaikan pesan. Modal buat komik hanya perlu modal kertas dan alat tulis/gambar.

Salah satu kelemahan saya adalah kurang bisa menggambar dengan realistik. Yang saya gambar tak semirip aslinya, bahkan saya sering kesulitan menyamakan bentuk. Tapi itu bukan halangan. Saya coba cari cara lain dengan cara teknik Photoshop Comic. Ya, modalnya hanya foto-foto candid yang diedit dan diurutkan menjadi gambar yang berbalon kata. Contohnya KLIK DISINI.