Perjuangan di Ujung Ikhtiar

Selain memaksimalkan ikhtiar, perjuangan adalah menerima sebuah akhir. Terkadang hasil yang diinginkan tak sesuai harapan. Maka, satu-satunya yang bisa dilakukan adalah tetap berdiri tegar sambil terus belajar. Apa yang keliru, apa yag dapat diperbaiki, hikmah apa yang bisa dipetik. Kala usaha telah maksimal dilakukan, namun hasilnya dianggap sia-sia. Hey, semua ikhtiar yang diperjuangkan di hadapanNya, tak ada yang percuma. Semua telah dicatat dalam rapor amalNya. Ya, meskipun manusia seringkali salah menilai, keliru menafsirkan. Allah menjadi sebaik-baik sandaran saat seperti ini.
Hari ini begitu berharga. Rasanya pegal, lelah, dan ikut terharu menemani anak-anak mengikuti lomba. Dengan hasil yang berbeda. Tentu saja karena lomba dan kapasitas potensi beragam dan dimiliki masing-masing. Tapi, satu semangat yang sama. Semangat mewakili sekolah. Alhamdulillah, energi keberanian dan keceriaan masa remaja itu saya rasakan bersama mereka. Mengingatkan saya pada jaman SMP dulu. Betapa berharganya kesempatan untuk mengikuti lomba saat menjadi utusan sekolah. Saya pun pernah mengalami hal demikian saat dulu. Meskipun pulang tak membawa label pemenang, minimal mendapatkan pengalaman berkompetisi dan belajar dari keterbatasan.