Celoteh Khanza 22 Bulan

Haloo Bunda…!

Ini Khanza yang dari kemarin inginnya ditemani Bunda sampai dibawa Sholat sambil digendong.

Ini Khanza yang demam malam hari setengah mengigau tapi melempar plester kompres panas karena geli ketakutan.

Ini Khanza yang tetap penuh celoteh ini apa itu apa meski suhu badan belum juga turun. Ini Khanza yang akhirnya bisa disuapi sampai suapan terakhir sambil ditemani nonton lagu anak.

Ini Khanza yang kata orang-orang disangka anak 1 tahun karena terlalu imut di usianya yang mau 2 tahun.

Ini Khanza yang pintar meniru segala kosa kata yang didengarnya.

Ini Khanza Bunda… Khanza bilang begitu dalam imajinasi saya yang penuh harap. 

Khanza sejak hari Sabtu bersama saya hingga hari ini masih ijin tak masuk kerja. Ponsel berkali-kali berdering tanda rindunya ibu saya pada cucunya. Saya bilang Khanza masih demam dan harus ditemani, semoga esok lekas membaik dan semangat lagi. 

Alhamdulillah hari ini banyak hal yang bisa saya lakukan sambil terus belajar mengalihkan perhatiannya jika bosan. Saya mencuci jaket dan membiarkan Khanza bermain air di baskom depan pintu kamar mandi. Saya bisa memasak sayur sementara dia memakan cemilan yang disuka. Saya yang banyak belajar darinya. Belajar arti sabar sebenarnya. Belajar memahami emosinya yang mulai beragam dan banyak keinginan. 

 #ODOPfor99days

Iklan

One thought on “Celoteh Khanza 22 Bulan

Silahkan komentar, senang bisa berbagi :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s