Untukmu Anakku di Abad 21

Segera merangkul pemahaman agar bisa bergerak bijak di tengah arus abad 21 dengan banjir bah informasi dan teknologi.

Jundiurna

Untukmu Anakku di abad 21…

Kadang, aku takut… bagaimana aku bisa mengasuhmu, sementara saat bersamaan, aku membelai rambutmu, sedang kau tengah memijit manja keypad handphone mu. Saat itu kau baru masuk SD. Kau merengek hebat, meminta dibelikan sebuah ponsel, sesaat menonton iklan HP keluaran terbaru di televisi. Aku gentar saat ini. Serba salah. Jika tak dibelikan, kau mengancam tak ingin sekolah. Aku tertegun sekaligus terkejut atas kata-katamu, dari mana kata-kata itu kau cerna. Kalimat itu seolah taka sing bagiku. Seperti dialog pada sebuah sinetron roman picisan di TV. Aku mengurut dada… dibelikanlah sebuah HP standar untuk anak seusiamu. Meski aku tahu, kau belum tentu membutuhkannya. Permainan dalam HP menjadi sasaranmu.

Anakku… sudah selarut ini kau masih mematung depan layar computer. Katamu ada tugas sekolah yang belum selesai, aku pun menunggu sampai kau benar-benar beranjak ke tempat tidur. Saat kau masih di ruang computer, sejenak kurebahkan diri di kursi tamu, lalu…

Lihat pos aslinya 150 kata lagi

Iklan

One thought on “Untukmu Anakku di Abad 21

Silahkan komentar, senang bisa berbagi :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s