Pendidikan, SMP Hikmah Teladan

Menelisik Akar Ilmu yang Bermanfaat

Hari Jumat lalu (27/01) menjadi pertemuan formal terakhir di semester 2 bersama orangtua kelas 9 jelang rangkaian ujian beberapa bulan kedepan. 

Diawali dengan progres nilai pretest dan try out anak-anak pada pemantapan mapel UN. Saya pun menyodorkan grafik diagram batang yang bisa terlihat per siswa. Namun evaluasi besar bagi saya ketika tampilan visual tersebut justru tidak mewakili keseluruhan anak. Intinya kesimpulan data tidak bisa diperoleh berupa progres dan rata-rata keseluruhan. Reminder mengolah data yang notabene statistika yang sudah lama tertimbun dalam otak 5 tahun yang lalu menguap. Belajar lagi tentang upaya menjadi visual leader. 

Pembahasan selanjutnya mengenai ujian komprehensif meliputi tahsin, hafalan/tahfizh, dan tes praktek ibadah. Sekolah kami bukan hanya menjadikan NEM sebagai standar kelulusan, tetapi juga aspek spiritual juga sama pentingnya. 

Dari sekian banyak bahasan tentang teknis ujian, prosedur, passing grade sekolah negeri yang dipaparkan, sebenarnya target dari pertemuan ini adalah memahamkan tentang akar nilai ilmu yang utama. Sebuah ilmu yang bermanfaat selalu berangkat dari adab dan spiritual yang ditumbuhkan. Karena tanpa adab terhadap guru dan orangtua, nilai sekadar pencapaian angka semata. Apalagi tanpa upaya mendekatkan diri pada Sang Pemilik Ilmu. 

Hari itu pula anak-anak bersama orangtua bersama menuliskan komitmen diri sebagai upaya ikhtiar di awal. Menuliskan target berikut langkah-langkah yang harus diperjuangkan sepenuh hati. Saya pun banyak belajar dari pertemuan ini. Betapa fase hidup bukan saja mengejar target selanjutnya apa, tapi berpandangan jauh ke depan. Sudahkah adab dan ibadah menjadi langkah awal menimba ilmu apapun? Sebuah prinsip utama menuju ziyadatul khair, ilmu sebagai kebaikan yang berkah dan terus bertambah. 

#ODOPfor99days

Iklan

1 thought on “Menelisik Akar Ilmu yang Bermanfaat”

Silahkan komentar, senang bisa berbagi :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s