Secuil Ujian bernama Terrible Two

Usiamu jelang memasuki 25 bulan. Artinya kamu sudah melalui masa disapih dengan begitu letih. Muncul beberapa gejala yang sering orang sebut masa terrible two. Dua tahun yang paling bergejolak. Mulai banyak inginnya dan mudah mengamuk jika tak dituruti. Kamu mulai mengalihkan perhatian.

Dari ketergantungan ASI menjadi keinginan tak terduga di ujung malam. Terhitung dua jam sekali kamu berteriak meraung menangis ingin digendong dan ditimang. Masih dengan mata tertutup dengan suara yang semakin nyaring, terkesan memilukan orang yang mendengarnya.

Kamu tak mau siapapun saat itu. Kamu hanya mau aku. Kamu ingin pelukan dan perhatianku. Aku yang masih belajar menghadapi fase balita sempat kalap menghadapinya. Bingung dan serba salah. Digendong, ingin turun. Diturunkan, ingin digendong. Begitu lama raungan tengah malam. Setelah 1 jam berlalu, kamu masih kupeluk dan akhirnya berhenti terisak. Kubisikkan perlahan di telinga mungilmu, “Cape ya, De.” Kamu mengangguk, akhirnya minta ditepuk-tepuk dan tidur kembali. Siap-siap di malam itu kamu terbangun sebanyak 4 kali dengan tangisan yang serupa. Request yang sama, ingin digendong dari belakang (diakod_red. Bahasa Sunda).

Esoknya, kamu terbangun dengan ceria, seolah tak terjadi apa-apa semalaman. Kamu bertanya mana ayah dan berceloteh riang. 

Ternyata semalam itu kamu belajar beradaptasi. Belajar mengungapkan keinginan dari alam bawah sadar. Fase itu harusnya tak boleh membuatku berikan label negatif karena panik. Tak boleh mengundang teriakan dan kesal yang memuncak. Fase itu hanyalah secuil ujian dari tingkahmu yang lucu. Secuil emosi jiwa dari derai tawa sehari-hari. Maafkan Bunda, Nak. Masih belajar bersabar. Kamu putri kecilku yang mulai mengenal arti menyayangi, memiliki, dan peduli. Terselip bangga saat kamu justru membangunku lebih awal dan menyuruhku sholat. 😍😘😊

#ODOPfor99days

Iklan

2 thoughts on “Secuil Ujian bernama Terrible Two

Silahkan komentar, senang bisa berbagi :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s