Essai, Momentum, ODOPers, Selaksa Rasa, Semesta

Di Anyer, Aku Pernah Berlayar

Pertama kalinya berlayar ke laut lepas dari pantai Anyer, hanya 20 menit saja, mampu meluruhkan segala keangkuhan diri. Antara rasa takjub dan takut menjadi satu. Melalui deburan ombak yang berayun membuat jantung berdebar. Bersabar pada setiap liukan karena beradu dengan derasnya ombak. Perlahan menjadi tenang saat perahu menjauhi bibir pantai.

Alhamdulillah ini kedua kalinya saya berkunjung ke laut. Kalau sebelumnya, saya beserta suami dan anak ke Pangandaran. Kini ke Anyer saya tanpa keluarga untuk mendampingi karya wisata anak-anak kelas 9. 

Allah, Engkau ciptakan samudera biru untuk manusia mencari karunia tak terhingga. Disuguhi birunya laut dan garis horison memanjang, membuat diri diam-diam menerawang. Menekuri segala sesuatu yang berkaitan dengan dunia maritim. Betapa karuniaNya tak pernah lekang oleh waktu. 

Saat berada di tengah laut, seolah terbayang bagaimana nelayan yang berjibaku dengan gerak ombak tak terduga. Mendorong diri untuk mempelajari wawasan tentang kelautan. Bagaimana terjadinya ombak, pengaruh angin laut dan darat, dan renungan ayat-ayatNya. 

Pesisir pantai selalu membuat kerinduan tetap terjaga. Rindu memandang tepian air, pasir, dan ombak yang berdesir. 

#ODOPfor99days

Iklan

Silahkan komentar, senang bisa berbagi :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s