Fokus pada Masa Depan 

Poin berharga dalam membangun komunikasi yang produktif adalah fokus pada masa depan. Ini berarti berdamai dengan masa lalu harus lebih dulu dijalani. Ya, karena masa depan akan makin banyak ganjalan jika kita masih terpaku pada masa lalu. Takut melangkah, takut sakit hati, dan masih memendan emosi yang belum selesai.

Begitu juga dalam membersamai si kecil. Fokus pada masa depannya, berarti menghilangkan segala kekhawatiran yang membelenggu potensi untuk maju. Hari ini saya memberanikan diri bawa Khanza ke tempat publik untuk belajar bersosialisasi. Salah satunya mengajak nonton film “Iqra” di Salman ITB. Rasanya pelan-pelan mengaplikasikan poin ini dengan penuh tantangan. Apa sih tantangannya membawa balita 27 bulan nonton film di area publik? 

  1. Khanza mudah bosan, rentang konsentrasi tak lebih dari 2 menit.
  2. Saat bosan, dia mulai cari posisi lain dengan lari-lari kecil di area menonton.
  3. Saat benar-benar tidak nyaman, Khanza meninggalkan ruang menonton dengan keluar sendiri

Kalau belum berdamai dengan masa lalu mungkin saya berpatokan dengan pengalaman rumitnya membawa anak ke luar. Namun, saya coba fokus pada masa depan. Memberikan Khanza pengalaman berbaur di tengah banyak orang sekaligus memperluas zona eksplorasinya sebisa mungkin. Selain itu, kemampuan untuk tetap tenang bersuara ramah pun diuji kala anak mulai keluar zona nyaman.

Kalaupun pernah ada tangisan, rengekan, dan teriakan tak terkendali pada hari lalu. Maafkanlah! Mungkin sudah waktunya kita mengubah strategi dalam menciptakan kebersamaan dengan anak yang berharga. Agar masa depan mereka terjaga dari lisan atau sikap menyakiti yang menorehkan luka di hati.

#level1 #day5 #tantangan10hari #komunikasiproduktif #bunsayiip #RamadhanInspiratif #day10 #challenge #aksara #ekspedisiramadhan #ODOPfor99days

Iklan

Silahkan komentar, senang bisa berbagi :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s