Bingkai Syukur

Jika iman telah tertanam dalam mata, maka setiap cahaya yang masuk lewat kornea hingga berakhir menuju retina, tak akan pernah membuatmu silau. Ya, silau. Bukan karena pantulan cahaya yang terlalu over, namun bisa jadi mindset otak dan saraf mata yang terlalu lemah memandang bingkai yang sesungguhnya. 

Otak yang menginginkan segala view yang indah, yang nyaman. Sedangkan mata ditakdirkan untuk melihat semua kondisi. Jadilah kita berkecil hati. Berusaha menutup mata dari situasi tak menyenangkan. Berusaha mencari sisi lain yang lebih memanjakan mata. Itu manusiawi jika sesekali. Namun bagaimana jika ini berlanjut menjadi habit diri? 

Atau jangan-jangan mata kita terlampau banyak menikmati pemandangan semu. View demi view yang pasti habis berlalu ditelan waktu. Dimanjakan dengan kuantitas bernama jumlah likers, follower s, juga nominal rupiah yang juga bisa habis menebus ini-itu. Bangga bisa memotret berbagai view menarik. Terselip rasa ‘paling eye-catching’ ketika mengupload hidangan atau benda berestetika tinggi. Astaghfiruka. Mungkin bingkai syukur ini telah meluntur. 

Maka ketika kita hanya bisa melihat pemandangan biasa-biasa saja dan lupa memanjatkan hamdalah, ada yang salah dengan angle dalam diri. Lihat! Semua menjadi menakjubkan jika engkau bisa menambahkan sedikit saja bukaan syukur pada lensa mata pemberianNya. Syukur yang terus dan terus bertambah seiring mata yang melihat lebih jernih. 

Buka mata hati. Lihat dengan sepenuh hatimu. Agar mata yang melihat bukan saja menatap tanpa berbuat. Lihatlah dunia begitu indah, meski debu sempat menutupi lapisan jendela. Jangan biarkan mata ini ditutupi debu kekufuran hingga semuanya tak sempat kau syukuri dengan berkaca diri. 

#reminderdiri #ODOPfor99days

Iklan

2 comments

Silahkan komentar, senang bisa berbagi :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s