Catatan Diri, doodling, Emakdoodle, Keluarga

Lebaran Liburan


Bismillah. Ramadhan kali ini senyap dari menulis blog. Tak banyak kata yang diuraikan. Hanya segan menyapa kolom tulisan. Rasanya ingin jeda saja dari menulis. Tak produktif ya 😅. Walau kemarin sempat kirim tulisan untuk antologi kisah Guru di NulisYukBatch29. Itu pun kalau lolos seleksi. 😀 Kini aku kembali menguraikan segala hal dalam benak di penghujung… Continue reading Lebaran Liburan

Iklan
Catatan Diri, doodling

Aku Pernah Tenggelam


Bismillah. Alhamdulillah hampir setengah tahun tak berjibaku lagi dengan drama Korea 😅. Yups sejak Januari 2019, fiks kudet soal rilis dramkor terbaru. Beginilah mulanya... Bagaimana Jika Kamu #PernahTenggelam Larut dalam euforia. Kagum pada ketampanan dan alur cerita para oppa. Telanjur jatuh hati pada lagu negeri Ginseng yang merajai blantika ruang dengar yang mendunia. Bagaimana jika… Continue reading Aku Pernah Tenggelam

doodling

AfterRead#2 : Lo Ngerti Siapa Gue


Bismillah... "Lo Ngerti Siapa Gue". Judul buku ini sebenarnya menggelitik karena seakan menggurui pembaca tentang tuntutan untuk mengerti penulisnya apa dan bagaimana. Ternyata... Nggak gitu gais. Penulis milenial bernama Sophia Mega ini justru membuka prolog agar kita lebih mengenali diri sendiri sebelum bergabung dengan masyarakat maya. Yups, siapa sih yang gak punya media sosial jaman… Continue reading AfterRead#2 : Lo Ngerti Siapa Gue

Berbenah, Catatan Diri, doodling, Dunia Emak, Keluarga

Trilogi Rasa Nyeri dan Produktivitas


Bismillah. Apa jadinya ketika tiga rasa nyeri beradu menjadi satu? Kepala pening, gigi ngilu, dan bersin berkali-kali. Pernah merasakannya? 😀 Qadarullah liburan ini sedikit tumbang sebelum akhirnya mendobrak rasa nyeri dengan mengalihkan rasa sakit. Yups, hadang rasa nyeri dengan bergerak lebih. Kalau dua hari kemarin sepulang mengawas USBN, saya banyak memegang pipi juga tisu untuk… Continue reading Trilogi Rasa Nyeri dan Produktivitas

doodling, Fiksi, Review Book

AfterRead#1: Write Me His Story


Bismillah. Mau cerita tentang buku yang masih lekat dengan ingatan. Buku yang tak sengaja kubaca namun jadi titik awal menemui pemahaman baru lewat genre fiksi remaja. Buku berjudul "Write Me His Story" yang ditulis bunda Ary Nilandari ini sanggup menyedotku selama 2 hari dan menikmati setiap bab demi bab novelnya. Oke... Aku tak ingin spoiler… Continue reading AfterRead#1: Write Me His Story

Berbenah, doodling, Emakdoodle, gaya hidup modern, Refleksi, Tafakkur

Home : Memaknai Rumah


Jaman serba otomatis. Serba terkoneksi. Sekaligus serba terinspirasi. Sesekali terintimidasi. Oh nampaknya yang terakhir hanya soal mispersepsi. Mengajak mata berjalan-jalan telusuri postingan. Memaknai temuan. Mengenai ulu hati kesadaran. Aku berjalan di antara silaunya postingan menyilaukan mata. Foto-foto instagramable. Sengaja dibuat untuk manusia terpana. Namun berhenti pada postingan sederhana satu ini. https://www.instagram.com/p/BsufUFfgEAx/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=1mtr7sfjhdkc7 Kemudian kuamati sekeliling sudut… Continue reading Home : Memaknai Rumah

doodling, Emakdoodle, Selaksa Rasa

Senandung Senggang


Tak pernah selepas ini saat menyenandungkan lagu. Saat dulu anak-anak beranjak remaja, belum jamannya ponsel pintar. 🎤 Saat itu masih mengandalkan microphone atau recorder dengan pita kaset. Bangganya ketika bisa punya recorder dan gonta-ganti kaset untuk rekaman. 😂 Sampai Bapak ngambek gegara kaset pop sunda Darso saya sabotase jadi kaset rekaman pribadi. Cuap-cuap ga jelas… Continue reading Senandung Senggang