doodling, Emakdoodle, Selaksa Rasa

Senandung Senggang


Tak pernah selepas ini saat menyenandungkan lagu. Saat dulu anak-anak beranjak remaja, belum jamannya ponsel pintar. 🎤 Saat itu masih mengandalkan microphone atau recorder dengan pita kaset. Bangganya ketika bisa punya recorder dan gonta-ganti kaset untuk rekaman. 😂 Sampai Bapak ngambek gegara kaset pop sunda Darso saya sabotase jadi kaset rekaman pribadi. Cuap-cuap ga jelas… Continue reading Senandung Senggang

Iklan
digital, doodling, Dunia Anak, Dunia Emak

Sumber Emosi = Sumber Belajar


Belajar memahami dan menerima keadaaan seringkali tak muncul dari membaca teori. Namun ketika dihadapkan sekumpulan kondisi yang memancing emosi. Dan itu terjadi seharian ini. 😀😂 Sumber emosi Khanza saya gambarkan sedikitnya dalam lingkaran beberapa objek di atas. Ada keju, baskom besar, kulkas, batu, dan warung. Objek ini menjadi pemicu Khanza menangis, berteriak, dan merajuk. Luar… Continue reading Sumber Emosi = Sumber Belajar

doodling, Emakdoodle, Essai, ODOPers, Work by Work

Katarsis lewat Doodle


Senin padat. Senin merayap. Penuh dan penat. Terus mau menghindar dari hari Senin? 😂😂😂 Enggak kok. Ini memang tantangan. Namun ijinkan saya menguraikan penat ini jadi goresan tak beraturan di atas kanvas virtual. Yups, digital doodle. Adobe Draw. Salah satu aplikasi yang menurut saya paling nyaman untuk dipakai corat-coret. Lalu apa saja sih yang bisa… Continue reading Katarsis lewat Doodle

doodling, Dunia Anak, Emakdoodle, Keluarga

Tolong Mengerti, Bunda


Isak tangis, teriakan tak jelas, amarah meletup. Keringat membasahi sekujur tubuh. Aku tahu dia tak nyaman. Ada sesuatu yang mengusik ketenangannya. Mungkin lapar. Mungkin gerah. Mungkin perutnya kembung. Dan... Beragam kemungkinan lainnya yang kerapkali tak tepat sasaran. Itu salah ini salah. Ini tantangan sehari-hari seorang ibu. Menerka sikap anak lewat emosinya. Khanza menangis tak karuan… Continue reading Tolong Mengerti, Bunda

doodling, Essai

Merdeka dengan Menulis | Workshop Literasi Disdik Kota Bandung


Jangan melamun tapi tuliskan! Dalam menulis, tak ada kata terlambat. Alih-alih menuliskan tentang resep menulis, saya malah tertarik untuk menguraikan kecamuk dalam diri. Ini yang membuat kita belum merdeka dalam menulis. Jangan jadi penulis kalau kamu merasa "tak pantas". Merasa minder ketika berdiri di hadapan rak buku best seller. Nanti saja aku cari dulu ide… Continue reading Merdeka dengan Menulis | Workshop Literasi Disdik Kota Bandung

Berbenah, doodling, Emakdoodle, Keluarga, ODOPers, Work by Work

Reminder dari Mini Workshop Metode Konmari : Setiap Barang Ada Hisabnya


Alhamdulillah hari ini Allah memberikan kesempatan untuk menggali ilmu tentang seni merapikan rumah lewat Metode Konmari. Acara ini digagas dan dipandu langsung oleh founder Komunitas Konmari Indonesia, Kang Aang Hudaya. Banyak poin penting yang bikin jleb sepanjang acara. Ditampar berkali-kali karena visualisasi ideal jauh dari realita. 😂😂😂 Terutama saat ditampilkan dua ruangan dengan versi berbeda.… Continue reading Reminder dari Mini Workshop Metode Konmari : Setiap Barang Ada Hisabnya

Bahasa Visual, doodling, Emakdoodle, ODOPers, Pendidikan

Berbagi Tentang Doodle Bersama Komed Bandung


Bismillah... Begitu membaca isi Whatsapp dari Bu Amalia, teman di komunitas Komed Bandung tentang ajakan menjadi narasumber Doodle Art, rasanya nano-nano. 😅 *iklanmodeon. Biasanya saya mengisi kulwap atau kulgram, nah ini diminta mengisi secara offline. Bismillah. Memberanikan diri sebenarnya. 😅 Sempat ragu karena merasa jam terbang belum mumpuni ditambah waktu weekend terpakai untuk agenda di… Continue reading Berbagi Tentang Doodle Bersama Komed Bandung