doodling, Emakdoodle, Essai, ODOPers, Work by Work

Katarsis lewat Doodle


Senin padat. Senin merayap. Penuh dan penat. Terus mau menghindar dari hari Senin? πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Enggak kok. Ini memang tantangan. Namun ijinkan saya menguraikan penat ini jadi goresan tak beraturan di atas kanvas virtual. Yups, digital doodle. Adobe Draw. Salah satu aplikasi yang menurut saya paling nyaman untuk dipakai corat-coret. Lalu apa saja sih yang bisa… Continue reading Katarsis lewat Doodle

Iklan
ODOPers, Pendidikan, SMP Hikmah Teladan, Work by Work

Secuil Kisah Raport PTS dan Sepucuk Surat Anak untuk Orangtuanya


Siapapun yang pernah jadi MK alias Manajer Kelas pasti paham rasanya pekan sibuk olah nilai. Sebagai guru mapel, kegiatan memeriksa tugas baik itu kertas, sketchbook, link blog, sampai video, cukup menguras energi. Apalagi jika dilakukan beruntun tanpa rehat. Juga dadakan πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Namun Alhamdulillah tahun ini memang saya tak perlu lembur hingga larut malam di sekolah.… Continue reading Secuil Kisah Raport PTS dan Sepucuk Surat Anak untuk Orangtuanya

ODOPers, Pendidikan, Refleksi, SMP Hikmah Teladan

The Puzzle Moment of YPS 2018


Haaai gengs... Sabtu lalu, (06/10) di SMP Hikmah Teladan sudah berlangsung acara yang paling ditunggu-tunggu warga se-HT. Yaituuu YPS alias Yang Penting Seni. Tema kali ini yaitu Art Storm (ada aja ide anak-anak πŸ˜…). Mungkinkah mereka terinspirasi dari istilah 'kece badai' πŸ˜ƒ. Apa yang bikin berkesan di YPS kali ini? Saat YPS bertepatan dengan pembagian… Continue reading The Puzzle Moment of YPS 2018

Catatan Diri, Work by Work

Waktu (Tak) Cukup⏰ untuk Kau Catat


⏰⏰⏰Alarm hati berdering tengah malam. Entah mengapa setiap awal pekan selalu kelelahan yang meraja. Kepala penat seakan Sabtu-Ahad tak cukup untuk rehat. Rencana untuk mengevaluasi diri terkait planning A sampai Z kadang kandas di ujung niat. Energi tersita diganti lelap. Kecuali saya memberanikan diri melawan kantuk. Serasa berpacu dalam pusat kesibukan yang saya bangun seorang… Continue reading Waktu (Tak) Cukup⏰ untuk Kau Catat

Coretan Puisi, Selaksa Rasa

Goncangan Negeri


Goncangan. Kepanikan. Harapan. Getir cemas. Sematkan do'a agar selamat. Memahabesarkan asmaNya dalam setiap detak-detik dahsyatnya goncangan. Korban berjatuhan. Surutnya air laut membuat jerit tangis menyeruak. Jasad-jasad bergelimpangan. Terkoyak. Masihkah ada nyawa tersisa di antara puing-puing reruntuhan? Entah. Ngeri tak terkira. Para netizen yang berkesempatan memotret kondisi di sana nampaknya hanya berani membeberkan kegetiran tanpa sensor.… Continue reading Goncangan Negeri

Essai, Review Book, Selaksa Rasa, Work by Work

Nyanyian Sunyi Seorang Introver


Kegelisahan yang sering kita rasakan seringkali merupakan buah dari berbagai bentuk ketidakmengertian kita... Padahal, jika kita lebih sering mengamati, menghargai, dan menikmati hal-hal kecil, kita akan lebih mengerti bagaimana hidup ini bekerja. -Mendengar Nyanyian Sunyi, Urfa Qurrota Ainy, halaman 119 Introver. Kata ini terngiang kembali dalam benak. Seolah memanggil memori masa lalu. Betapa saya begitu… Continue reading Nyanyian Sunyi Seorang Introver

Dunia Anak, Foto dan Cerita, Keluarga

#khanzalayyina |Tahun Pertama Penuh Bahagia


Siapa sih yang tak berdebar saat menunggu anak pertama lahir? Sejuta rasa seketika hadir. Mulai dari muncul dua garis merah pada alat test kehamilan hingga perjuangan 18 jam menanti kelahiran. Ada ketakutan menjalar. Antara cemas harap dan kerinduan yang meluap. Rindu mendengar tangisan buah hati kali pertama. Rindu menatap wajah merahnya dengan rambut lebat. Meski… Continue reading #khanzalayyina |Tahun Pertama Penuh Bahagia