Aliran Rasa Family Project 


Alhamdulillah wa syukurillah, rasa yang mengalir bersemi dari kebersyukuran atas keberadaan Khanza dan ayah yang menemani hari-hari.  Tak selamanya kami larut dalam keberlimpahan. Tak selamanya kami duduk bertiga bersama karena selalu ada jarak keseharian bernama rutinitas mengajar. Memanfaatkan waktu yang ada dengan kualitas ikhtiar. Berjuang merancang proyek sederhana yang bisa mengasah rasa sayang makin erat. … Lanjutkan membaca Aliran Rasa Family Project 

Iklan

Family Project #8 : Pesta Rakyat di Ciwidey


Hari ini kosakata Khanza bertambah satu. Lodong. Saat saya sekeluarga memasuki area Pasirjambu, pukul 8 kurang kemacetan mengepung panjang. Iring-iringan pawai khas agustusan membuat bahu jalan semakin menyempit. Saat tadi pulalah, Khanza bertanya-tanya tentang suara nyaring yang cukup memekakkan telinga. "Dum!!!" Suara berkali-kali terdengar dari potongan bambu yang dicampur karbit dan air.  Hari ini kami … Lanjutkan membaca Family Project #8 : Pesta Rakyat di Ciwidey

Family Project #4 : Tersisa Manja


Alhamdulillah bertepatan hari ke-4 family project, Khanza sudah ceria kembali. Perlahan nafsu makannya tak seminim hari-hari lalu. Apa yang tersisa sekarang? Kalau kata orang Sunda mah, kantun ogona. Kalau kemarin inginnya menyendiri, nah sekarang malah ingin menempel terus sama bundanya. Saya ingin ke ruang depan untuk makan pun, dia protes karena ingin ditemani di kamar. … Lanjutkan membaca Family Project #4 : Tersisa Manja

Family Project #3 : Beralih Agar Pulih


Bismillah walhamdulillah... Diare Khanza sudah berkurang tinggal lemasnya yang masih ada. Ditambah maunya merebah seharian. Sesekali Khanza malah meminta saya keluar kamar dan nonton TV. Kesannya ia ingin menyendiri. Saya mencoba mengalihkan perhatiannya agar ia kembali bereksplorasi. Memanfaatkan dinding ruang depan dengan memasang banner bekas. Banner tersebut dirancang sebagai wahana corat-coret Khanza sekaligus display keluarga.  … Lanjutkan membaca Family Project #3 : Beralih Agar Pulih